Wacana Perpanjangan PPKM Darurat, Pengusaha Ketar-Ketir

Ketua Umum DPD HIPPI Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan perpanjangan PPKM Darurat yang disampaikan Menteri Keuangan dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR pada tanggal 12 Juli 2021 membuat pengusaha semakin ketar ketir, penuh ketidakpastian. Menurutnya  ini kondisi yang teramat berat bagi pelaku usaha terlebih sektor non esensial dan kritikal yang diharuskan tutup selama PPKM Darurat. 

“Jika memang diperpanjang akan menambah beban arus kas pengusaha yang harus mengeluarkan biaya operasional sedangkan pemasukan tidak ada. Nggak bisa dibayangkan para pengusaha akan pusing tujuh keliling memikirkan untuk bisa bertahan”. Hal tersebut disampaikan Sarman lewat pesan tertulisnya Rabu,(14/7/21). 


Sarman juga menyampaikan pengusaha kini sudah masuk kategori darurat juga,karena cash flownya semakin sekarat sedangkan peluang mendapatkan omzet dan profit tidak pasti. Psikologi pengusaha pasti sangat resah,gelisah memikirkan bagaimana nasib usahanya ke depan jika covid ini semakin berkepanjangan. Bagi pengusaha tidak ada pilihan lain, mendukung sepenuhnya kebijakan ini, untuk mengendalikan dan menekan penyebaran covid 19 yang saat ini angkanya masih tinggi dan mengkawatirkan. 

“Mimpi pengusaha bagaimana agar covid 19 ini cepat berlalu agar aktivitas ekonomi dapat pulih kembali,berbagai sektor usaha bangkit sehingga kita segera keluar dari zona resesi menuju partumbuhan yang positif”.


 Jika PPKM Darurat ini benar benar diperpanjang,akan menjadi dilematis bagi pengusaha khsususnya UMKM, ada yang mampu bertahan dengan cash flow yang sudah sangat menipis, ada kemungkinan melakukan rasionalisasi dengan PHK dan merumahkan karyawan bahkan paling ekstrim menutup usahanya, tapi semua akan kembali ke daya tahan masing sektor usaha.

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img