Gudeg, Makanan Khas Jogja

Bisikbisik.id – Kangen liburan, kangen nyobain makanan khas daerah lain, khususnya gudeg, makanan khas jogja. Di masa pandemi kayak gini pasti rasa kangen untuk jalan-jalan dan mencoba makanan baru pasti ada. Kalian pasti pernah punya keinginan ke salah satu daerah di pulau jawa yaitu Yogyakarta.

Yogyakarta memiliki makanan khas yang bisa kalian nikmati, salah satunya yang paling terkenal adalah Gudeg. Gudeg adalah makanan khas Provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg biasanya dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tempe, tahu dan sambal goreng krecek.

Sekarang kalian yang tinggal di Jakarta, ga perlu bingung-bingung buat makan gudeg. Di depan Stasiun Gondangdia jalan Srikaya 2 Jakarta Pusat yaitu Gudeg Jogja Bu Tinah. Makanan yang ada di rumah makan ini menyajikan gudeg, krecek dan macam-macam lauk pelengkap lainnya. Gudeg Jogja Bu Tinah buka dari jam 6 pagi sampe jam 3 sore. Gudeg yang dijual pun tidak jauh beda dengan gudeg yang ada di Jogja, karena pemiliknya sendiri Bu Tinah berasal dari Yogyakarta. Bu Tinah  mengatakan bahwa sudah buka dari tahun 1984. Kalian bisa makan langsung ke Gudeg Bu Tinah, maupun bisa pesan melalui online.

Sumber Video Youtube: Nyobain bor

Buat kalian yang ingin coba masak gudeg sendiri di rumah, Bisikbisik.id udah merangkum cara memasak gudeg di rumah:

Bahan-bahan

  • 1.3 kg nangka muda
  • 6 butir telur
  • 10 biji tahu kulit
  • 2.5 bungkus santan instan
  • 400 gram gula merah
  • 2 sdm garam
  • 3 sereh
  • 8 daun salam
  • 2 ruas lengkuas
  • 2 lembar daun pisang (untuk alas panci)
  • 1750 ml air
  • Bumbu halus :
  • 15 bawang merah
  • 10 bawang putih
  • 8 kemiri
  • 1 sdm ketumbar

Langkah-langkah

  • Cuci bersih nangka muda, rebus 10 menit kasih garam (menghilangkan getah)
  • Tata dengan urutan ; alas pisang, daun salam, sereh, nangka muda setengahnya, bumbu halus, telur, tahu, lebihan nangka, gula merah, air santan sampai terendam nangkanya, garam
  • Masak dengan api sedang cenderung ke kecil selama 4 jam (saya 3.5 jam, capek nunggu)
  • Aduk setiap sejam sekali

Sekarang tergantung kalian, mau coba yang mana nih.

Baca juga:

Cendol Dari Pekalongan?

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img