Jalani Masa Endemi dengan Sehat dan Produktif.

Bisikbisik.id – Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak tahun 2020 silam diprediksi para ahli akan menjadi endemi yang mengharuskan manusia hidup berdampingan dengan virus ini. Sebagai upaya perlindungan kepada masyarakat, pemerintah pun telah mulai melakukan upaya-upaya penguatan baik dari sisi kesehatan maupun regulasi. Sehingga, masyarakat dapat tetap sehat dan produktif dalam menjalani masa endemi nanti.

“Sekaligus juga menyiapkan waktu endemi itu targetnya walaupun masih ada Covid-19, tapi tetap sehat dan produktif. Nah kira-kira kuncinya begitu, di era endemi itu Sehat dan Produktif,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin pada keterangan pers nya usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (RSKGM FKG UI), Jl. Salemba Raya Nomor 4, Jakarta, Selasa (7/09/2021).

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, salah satu langkah utama yang terus digencarkan oleh pemerintah dalam menuju masa endemi adalah pemberian vaksinasi kepada seluruh masyarakat untuk menciptakan herd immunity/kekebalan kelompok. Untuk itu, proses pemberian vaksinasi akan terus dilanjutkan sampai target 77 persen dari total penduduk Indonesia dapat menerima vaksinasi Covid-19.

“Kita akan terus menerapkan protokol kesehatan dan melakukan terus vaksinasi. Begitu juga sekarang misalnya yang 2 kali kita berikan booster-nya dan memang sementara yang diprioritaskan adalah nakes, tenaga kesehatan. Nanti juga TNI/Polri yang berada di garis depan. Dan itu salah satu usaha yang sedang disiapkan. Tapi secara lebih detailnya itu memang sedang disiapkan skenarionya seperti apa,” urai Wapres.

“Yang pasti penerapan ketat, protokol kesehatan berlanjut dan juga vaksinasi sampai 3 kali, booster, ini yang sekarang dilakukan oleh pemerintah,” tambahnya.

Di sisi lain, dari segi regulasi pemerintah juga mulai menerapkan aturan-aturan pembatasan di tempat keramaian. Salah satu contohnya adalah penggunaan aplikasi Peduli Lindungi di mall dan tempat keramaian lainnya. Kebijakan ini diterapkan dengan tujuan untuk dapat mengontrol aktivitas serta jumlah masyarakat yang berada pada suatu tempat agar tidak terjadi penumpukan yang berpotensi menjadi rantai penyebaran Covid-19.

Bac juga :

Hadapi Pasca Pandemi Covid 19, Pemuka Agama Terus Bangun Semangat.

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img