BNP Bangun Balai Besar BNPB Regional Sumatera

Bisikbisik.id – Pulau Sumatra merupakan wilayah dengan tingkat ancaman dan risiko bencana tinggi. Untuk itu diperlukan penguatan dukungan institusional, sarana prasarana, dan perangkat logistik peralatan, agar tantangan ‘supermarket’ bencana bisa dirubah menjadi ‘laboratorium’ yang menghasilkan temuan dan pembelajaran dalam penanggulangan bencana yang komprehensif.

Ketua dan Anggota Komisi VIII DPR RI didampingi Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah, dan Sekretaris Utama BNPB, Lilik Kurniawan meninjau UPT Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang nantinya akan diproyeksikan menjadi Balai Besar BNPB Regional Sumatra.

Sekretaris Utama BNPB mengatakan, pembangunan Balai Besar BNPB Regional Sumatra dimaksudkan untuk menjadikan Penanganan Darurat Bencana, khususnya di pulau Sumatra menjadi lebih efektif. Penanganan darurat bencana yang efektif dapat dilihat melalui 2 parameter yaitu waktu penanganan dan anggaran yang dibutuhkan.

 
“Dengan adanya balai besar BNPB ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan dukungan multipihak sehingga dapat menekan anggaran dan waktu operasi,” jelas Lilik dalam paparannya pada Rabu (9/8) di UPT BNPB, Kota Padang.

Lilik juga menambahkan, Balai Besar merupakan strategi dekosentrasi yang efisien untuk memberikan layanan pendukung yang bersifat kritis dan mendesak secara cepat dan tepat kepada daerah saat dibutuhkan.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto mengungkapkan apresiasi dan dukungan penuh timnya atas rencana “naik kelas” UPT tersebut.
“Kami bersama tim mendukung penuh rencana UPT BNPB ini untuk bisa naik kelas dan menjadi pusat penanggulangan bencana regional Sumatra,” kata Yandri dalam kunjungannya.

Yandri mengatakan, pengembangan UPT menjadi Balai Besar ini perlu dukungan penuh baik dari sisi anggaran maupun SDM dari seluruh pihak yang terkait.

 “Fasilitas yang sekarang sudah mumpuni, namun dengan adanya peningkatan status maka perlu dukungan lebih, baik anggaran maupun SDM dari pihak-pihak terkait,” jelas Yandri.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan akan menyediakan lahan untuk perluasan wilayah UPT BNPB yang akan berubah status menjadi Balai Besar.

“Kami akan siapkan lahan yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk perluasan wilayah sehingga dapat dibangun fasilitas-fasilitas krusial dan pendukung lainnya yang saat ini belum ada,” kata Mahyeldi.

Nantinya, balai besar ini akan memiliki empat fungsi antara lain sebagai kantor, kemudian sebagai gudang logistik untuk regional Sumatra, serta tempat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) BNPB.

Baca juga :

Rakor Menpora Bersama PSSI, Polri, dan BNPB Terkait Liga 1 dan Liga 2.

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img