Facebook Resmi Luncurkan Kacamata Pintar Ray-Ban Stories Dengan 20 Varian

Bisikbisik.id –  Facebook dikenal sebagai perusahan yang bergelut di industry media. Tetapi sekarang juga dikenal sebagai perusahaan yang sering merilis produk teknologi.

Terdapat beberapa produk teknologi dari perusahaan besutan Mark Zuckerberg, antara lain Virtual Reality (VR), Oculus, aplikasi VR Horizon Workrooms dan yang terbaru adalah kacamata pintar.

Pada hari Kamis (09/09/21) Facebook resmi memperkenalkan produk teknologi barunya berupa kacama pintar (smart glasses). Kacamata pintar (smart glasses) resmi rilis dengan nama Ray-Ban Stories.

Ray-Ban Stories merupakan produk teknologi yang dibuat kerjasama Facebook bersama perusahaan EssilorLuxottica.

Mark Zuckerberg memberikan pernyataaan bahwa perusahaan yang bergelut dibidang industry media meyakini kacamata pintar tersebut akan menjadi produk penting.

“Kami sudah lama percaya bahwa kacamata akan menjadi bagian penting dalam membangun platform komputasi berikutnya,” jelas Mark Zuckerberg (10/09/2021)

Sebelumnya perlu anda ketahui bahwa kacamata pintar yang dibuat bersama EssilorLuxottica akan dijual dengan harga mulai dari USD 299 jika dirupiahkan kira-kira mengeluarkan uang Rp4,26 juta.

Kacamata pintar Ray-Ban Stories terbagi ke dalam 20 varian gaya. Selain itu Ray-ban Stories terbagi ke dalam 5 varian warna dan juga terdapat berbagai jenis lensa. Seperti lensa bening, matahari, transisi dan lensa resep.

 Ray-Ban Stories sementara akan mulai diperjual belikan di enam negara antara lain Australia, Irlandia, Italia, Inggris, Kanada dan juga di Amerika Serikat (AS).

Produk buatan dari EssilorLuxottica merupakan satu-satunya kacamata pintar dari Facebook. Kacamata tersebut dibuat dengan design yang tidak berbeda jauh dengan kacamata hitam pada umumnya.

Hanya yang membedakan kacamata hitam biasa dengan kacamata pintar adalah terletak pada fiture yang dimiliki. Kacamata pintar (smart glasses) memiliki beberapa fiture yang dapat digunakan oleh pemiliknya.

Salah satu fiture yang ada pada kacamata pintar Ray-Ban Stories yaitu terdapat dua buah kamera, tiga mikrofon dan ada juga speaker. Speaker dapat anda gunakan untuk menerima telfon, musik bahkan juga dapat untuk mendengarkan podcast tanpa mengeluarkan gawai.

“Pengguna bisa mengambil video dapata mendengarkan musik dan juga podcast atau menerima telepon tanpa harus mengeluarkan ponsel anda dari saku,” jelas Mark Zuckerberg

Terdapat spesifikasi yang perlu anda mengenai kacamata pintar (smart glasses) jika anda ingin memilikinya. Berikut ini adalah spesifikasi kacamata pintar pertama dari Facebook :

Kacamata pintar ini memiliki dua buah kamera yang terletak di kedua sisi. Kedua kamera memiliki lampu LED. Lampu LED berfungsi untuk pengambilan foto atau video. Sehingga foto yang dihasilkan memiliki pencahayaan yang cukup.

Kualitas kamera pada kacamata pintar memiliki kekuatan sebesar 5 MP pada setiap pasang kamera. Kamera ini di letakan dekat dengan gagang kacamata pintar.

Kekurangan dari kamera kacamata pintar adalah terdapat batas waktu dalam pengambilan video. Batas waktu tersebut hanya berdurasi selama 30 detik.

Cara penggunaan dari kamera ini cukup menekan tombol (capture booton ) dan juga asisten suara Facebook.

Tidak hanya itu saja kelebihan dari kacamata pintar. Kacamata pintar dapat terhubung dengan aplikasi Facebook View. Aplikasi Facebook View dapat anda dapatkan dengan mendownload melalui iOS dan juga Android.

Penggunaan Facebook View pada kacamata pintar berfungsi untuk mengirimkan hasil foto maupun video yang telah anda ambil untuk dikirim ke gawai anda.

Selain dapat digunakan untuk mengirim, Facebook View juga dapat digunakan untuk mengunggah hasil foto dan video ke media sosial.

Terdapat teknologi janggih yang tertanam dalam kacamata pintar. Teknologi tersebut disebut dengan teknologi Beaforming dan algoritma. Teknologi Beaforming dan algortima digunakan untuk meredam suara bising.

Tidak hanya itu pada kacamata pintar Ray-Ban Stories juga terdapat teknologi lain yaitu menggunakan prosesor snapdragon, touchpad kapasitif, terdapat penggunaan baterai dan sensor lainnya.

Dalam pengisian daya bateri, kacamata pintar menggunakan sistem portable. Pengisian secara portable dapat mempermudah pengguna dalam pengisian baterai.

“Misi kami merupakan dapat membantu serta membangun alat yang membantu orang dapat terhubung kapan saja dan di mana saja,” ujar Monisha Perkash, Kamis (09/09/21)

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img