Gak Cuma di Indonesia, Negara Lain Juga Punya Aplikasi Tracing Covid – 19

Bisikbisik.id – Aplikasi tracing Covid – 19 banyak diperbincangkan sebagian masyarakat, PeduliLindungi adalah Aplikasi yang resmi untuk setiap masyrakat miliki, pasalnya didalam aplikasi terdapat data tentang pengguna dan sertifikat vaksin yang tertera jika pengguna sudah divaksin.

Beberapa waktu lalu publik diramaikan oleh isu PeduliLindungi buatan Singapura. Namun, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dengan tegas membantah isu tersebut. Kemenkominfo menyatakan PeduliLindungi murni buatan dalam negeri dan terinspirasi dari TraceTogether buatan Singapura.

Beberapa negara juga memiliki aplikasi serupa guna untuk meredam penyebaran virus ini, berikut lima aplikasi tracing yang sudah kita rangkum :

1. TraceTogether

Aplikasi TraceTogether dikembangkan oleh Singapura untuk mengidentifikasi orang-orang yang mungkin terpapar Covid-19. TraceTogether menggunakan sinyal bluetooth antar pengguna untuk melakukan pelacakan.

Ketika pengguna mendaftar pada aplikasi TraceTogether, pengguna akan mendapatkan identitas pengguna acak. Ketika pengguna berdekatan dengan pengguna lain, sistem pada aplikasi akan menyimpan informasi pengguna hingga 25 hari.

2. Arogya Setu

Aplikasi Aarogya Setu bekerja dengan menggunakan sinyal bluetooth dan data lokasi (GPS), Aarogya Setu memberi informasi pada pengguna saat ia memiliki kemungkinan kontak dengan pengidap Covid-19 melalui pemindaian database dari kasus Covid-19 yang diketahui.

Baca juga :

Percepat Penanggulangan Karhutla, Kapolri Launching ASAP Digital Nasional

Aplikasi ini menyimpan nama, nomor ponsel, jenis kelamin, riwayat perjalanan, dan apakah Anda perokok atau bukan. Dan semua data tersebut juga dapat diakses oleh pemerintah.

3. CovidSafe

CovidSafe merupakan aplikasi penanganan Covid-19 yang dikembangkan oleh pemerintah Australia. Aplikasi yang dirilis pada 26 April 2020 ini menggunakan sinyal bluetooth sebagai media tracing, menggunakan metode yang mereka sebut dengan ‘salaman digital’.
Saat mendaftar ke aplikasi CovidSafe, pengguna perlu memasukkan nama (bisa nama samaran), rentang umur, nomor ponsel, dan kode pos.

4. Close Contact Detector

Close Contact Detector adalah aplikasi tracing Covid-19 milik China. Aplikasi ini memberikan peringatan pada pengguna jika pengguna berada di sekitar pengidap Covid-19 atau orang yang terindikasi Covid-19. Pengguna yang melakukan kontak dengan orang yang terkonfirmasi mengidap Covid-19 akan dimasukkan ke dalam daftar ‘close contact’.

5. Immuni

Aplikasi ini menggunakan sinyal bluetooth untuk mendata interaksi antar penggunanya. Jika salah satu pengguna teridentifikasi mengidap Covid-19, Immuni akan memberikan peringatan pada pengguna yang beberapa hari terakhir terdata melakukan interaksi dengannya.

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img