Operasi Serbuan Vaksinasi Marinir, Manjakan Masyarakat Madiun.

Bisikbisik.id – Pagi itu, Sabtu (2/10/2021), suasana di halaman  Pondok Pesantren Wisma Wisnu, Madiun, tampak sangat berbeda.

Pasalnya, para tenaga medis dan non medis Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL)  dari jajaran Pangkalan Korps Marinir (Lanmar) Surabaya pimpinan Kolonel Mar Idi Rizaldi,  kembali hadir bersinergi dengan TNI AD, Kepolisian, serta  sejumlah instansi lainnya untuk menggelar operasi serbuan vaksinasi covid-19 yang merupakan tindak lanjut dari vaksinasi yang mereka lakukan beberapa pekan sebelumnya.

Prosesi vaksin kali ini tampak sangat berbeda dengan pelaksanaan vaksin sebelumnya. Terlihat sejumlah Prajurit Korps Marinir dengan berbagai jenis atribut tempur mengenakan kalung bertuliskan 5 M (Memakai masker,Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi), tampak mondar mandir di   pintu masuk acara vaksinasi, sehingga mampu menyedot perhatian masyarakat sekitar.

Bukan itu saja. Untuk memanjakan peserta vaksinasi, para prajurit yang memiliki semboyan *Bhakti Tanpa Pamrih* itu juga membawa tim sulap dan hiburan musik bernuansa Islami. Tidak ketinggalan juga dibagikan minuman bersuplemen dan makanan ringan, tali asih dan paket sembako. Bagi peserta vaksin yang beruntung akan pulang dengan membawa cindera mata amonisi 40mm.

Alhasil, targer vaksin untuk 1000 orang pun ludes diserbu para santri, wali santri, maupun  masyarakat Madiun lainnya.

Orang nomor satu di Lanmar Surabaya itu  mengatakan, kegiatan ini sekaligus wujud nyata kehadiran dan kepedulian  Korps Marinir TNI AL dalam menyukseskan program pemerintah untuk mempercepat  vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia hingga ke pelosok daerah, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., melalui Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono.

Masih menurut Kolonel Idi, yang menjadi sasaran dalam kegiatan vaksinasi   kali ini adalah para santri, para pengajar ponpes, serta masyarakat sekitar.

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img