Belajar dari Kasus Kim Seon Ho, Begini 5 Bahaya Aborsi bagi Kesehatan Wanita

Bisikbisik.id – Jagat entertainment kini dihebokan dengan skandal aktor asal Korea Kim Seon Ho. Aktor Korea Kim Seon Ho menjadi sorotan dalam beberapa hari ini karena rumor yang beredar luas mengenai aborsi kepada mantan kekasihnya berinisial A.

Perempuan berinisial A yang mengaku sebagai mantan kekasih Kim Seon Ho menuliskan kisahnya melalui media sosial. Ia mengaku bahwa dirinya pernah berpacaran dengan Aktor yang kini telah naik daun.

Perempuan yang diduga mantan kekasih Kim Seon Ho juga mengungkapkan bahwa ia tidak cuma menjalin kasih saja. Namun perempuan A mengungkapkan bahwa ia pernah melakukan tindakan aborsi. Tindakan aborsi tersebut dilakukan karena keinginan Kim Seon Ho .

Aktor yang baru saja membintangi drama Korea Hometown Cha-Cha-Cha, berjanji kepada mantan kekasihnya bahwa ia akan menikahinya. Namun hal itu hanya sekedar janji manis saja. Aktor tersebut memilih untuk memutuskan hubungan mereka.

Bahaya aborsi bagi kesehatan wanita

Aborsi terkadang dapat dilakukan karena adanya gangguan pada kehamilan. Namun tidak memungkiri banyak kasus kehamilan yang tidak diinginkan. Pasangan atau wanita yang tidak menginginkan kehamilan mereka akan memilih jalan keluar yakni melakukan tindakan aborsi.

Dilansir dari Alodokter, aborsi adalah sebuah tindakan yang dilakukan untuk mengakhiri kehamilan pada perempuan.

Berhubungan dengan masalah aborsi yang dilakukan oleh mantan kekasih Kim Seon Ho , ada dampak kesehatan yang akan diterima oleh perempuan yang melakukan aborsi. Berikut ini adalah beberapa dampak tindakan aborsi bagi kesehatan :

Terjadi Infeksi

Dampak pertama yang mungkin terjadi setelah tindakan aborsi yakni terjadi infeksi.

Dilansir dari hellosehat, dampak dari infeksi dapat terjadi dengan presentase 1 dari 10 kasus. Dampak ini dapat dijelaskan berdasarkan jurnal Lancet (hellosehat) terdapat 1.182 kasus aborsi di luar pengawasan dokter, 27 persen di antara pasien tersebut mengalami infeksi. Infeksi berlangsung kurang lebih selama 3 hari.

Terjadinya infeksi dikarenakan pelebaran leher rahim yang terjadi selama proses aborsi yang diinduksi obat aborsi.

Hal tersebut lah yang dapat memicu munculnya bakteri. Bakteri tersebut berasal dari luar kemudian masuk ke dalam tubuh. Bakteri yang berasal dari luar dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada rahim, panggul, serta saluran tuba.

Infeksi yang terjadi setelah proses aborsi ditandai dengan demam, badan terasa nyeri terutama pada bagian panggul, mengalami keputihan beserta bau.

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img