Viani Limardi Gugat PSI, PSI Siap Hadapi Viani

Bisikbisik.id – Anggota DPRD DKI Jakarta Viani Limardi masih belum terima pemecatan dirinya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dengan alasan menggelembungkan dana reses.

Menurutnya pemecatan yang dilakukan PSI merupakan sebuah pembunuhan karakter, yang merusak citra, nama baik dan juga keluagra besarnya.

“Ini telah merugikan karier saya, nama keluarga besar saya, termasuk warga DKI Jakarta. Penggelembungan dana reses itu fitnah,” kata Viani dalam keterangannya, Rabu (20/10/2021).

Viani Limardi menjelaskan, wajar dirinya melanjutkan permasalah ini ke jalur hukum. Viani mengaku sudah melayangkan gugatan terhadap PSI ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

”Karena ini upaya merusak karier politik saya, maka saya tidak tinggal diam, kita tempuh jalur hukum,” katanya.

Viani yang tak terima menggugat PSI sebesar Rp 1 triliun, gugatan tersebut ditujukan kepada Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pembina, dan Dewan Pimpinan Wilayah PSI.

Sementara itu Sekretaris DPW PSI DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina meluruskan terkait pemecatan Viani ini tidak dilakukan oleh sepihak. Melainkan sudah melalui proses evaluasi mulai dari DPW, Direktorat Pembinaan Fraksi, Anggota Legislatif PSI, Tim Pencari Fakta, dan DPP.

“Kami punya bukti-bukti kuat sebagai dasar pemecatan. Dengan menggugat ke pengadilan sebenarnya Viani hanya akan semakin mempermalukan dirinya sendiri. Sudah cukup selama ini dia mempermalukan PSI dengan bertindak arogan,” kata Elva dalam keterangannya, Rabu (20/10/2021).

Pihak PSI menanggapi hal tersebut dengan baik pengajuan gugatan tersebut. Proses pengadilan akan mengakhiri perbedaan pendapat dijagat maya, yang hanya membuat masyrakat bingung.

“Kami terus menjaga integritas di PSI, baik kader maupun anggota legislatif hadir bekerja untuk masyarakat dan jauh dari sifat arogan. Semua kader PSI bahkan anggota legislatif pun harus siap diawasi dan berani bertanggung jawab,” kata Elva.

Dia juga memastikan, bahwa pihak PSI akan mengikuti rangkaian proses pengadilan nantinya.

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img