DPR Ungkap Jenderal Andika Banyak Paparkan Strategi untuk Isu Papua

Bisikbisik.id – DPR RI melalui Rapat Paripurna baru saja mengesahkan Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI, berdasarkan hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) yang dilakukan di Komisi I DPR pada 5-6 November kemarin. Meskipun hanya akan bertugas selama 13 bulan, Komisi I DPR meyakini bahwa Andika dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

“Walaupun banyak yang mempertanyakan karena masa dianasnya tinggal 13 bulan lagi, akan tetapi bukan berarti Jenderal Andika Perkasa tidak mampu menjalanankan tugas dan fungsinya,” kata Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Laksono dalam diskusi 4 Pilar MPR RI yang bertajuk “Panglima TNI Baru dan Tantangan Ketahanan NKRI” di Media Center DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/11/2021).

Saat uji kelayakan, Dave mengungkap, Andika memaparkan visi misinya dengan judul “TNI adalah Kita”. Ini merupakan judul yang sederhana tetapi memiliki makna yang dalam dan juga nilai yang luas, di mana sebagai sesama warga Indonesia, sesama WNI, sebangsa dan setanah air memiliki kewajiban yang sama, untuk menjaga persatuan dan kesatuan, juga kedaulatan NKRI. Di mana pun Andika menjabat, ia yakin bisa meninggalkan legacy yang baik.

“Sekarang itu kita lebih harusnya lebih konsen, terhadap hal-hal apa saja yang menjadi tantangan beliau kedepan, isu-isu hankam yang paling berat saat ini ya untuk internal adalah masalah Papua tentunya,” ungkapnya.

Menurut Dave, dalam uji kelayakan kemarin, Andika banyak memaparkan tentang isu Papua, bahkan bahasan itu dibahas selama lebih dari setengah jam, atau melebihi waktu yang diberikan. Menurut pemaparan Andika, Indonesia harus tetap bersiap mengenai eksalasi di Papua, sehingga pendekatan militer diperlukan karena tingginya ancaman dan potensi serangan.

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img