Kejaksaan Tetapkan Bupati Indragiri Hulu Sebagai Tersangka

Bisikbisik.id, Jakarta – Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus menetapkan Bupati Indragiri Hulu Riau RTR periode 1999 sampai dengan 2008 sebagai tersangka, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pidana pencucian uang dalam pemberian izin lokasi dan izin usaha perkebunaan dilahan indragiri hilir di Provinsi Riau.

Selain RTR Kejaksaan menetapkan 1 tersangka lainnya yakni SD selaku pemilik PT Duta Palma Group. Dalam penetapan kedua tersangka kejaksaan mengeluarkan Surat Penetapan berdasarkan surat penyidikan nomer: Print-25/F.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022 jo. TAP-39/F.2/Fd. 2/07/2022 tanggal 19 Juli 2022. Dan Print-25/F.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022 jo. TAP-40/F.2/Fd. 2/07/2022 tanggal 19 Juli 2022.

Penetapan kedua tersangka disampaikan Jaksa Agung ST Burhanuddin, dalam keterangan pers, Senin(01/8/2022) di kantor Kejaksaan Agung jakarta selatan.

Burhanuddin mengatakan RTR secara melawan hukum telah menerbitkan izin lokasi dan izin usaha perkebunan, kepada 5 perusahaan diantaranya. PT Panca Argo Lestari, PT Palma 1, PT Persida Subur, PT Banyu Bening Utama dan PT Utama Amal Tani.

“Izin usaha dan izin perkebunan dipergunakan SD tampa izin pelepasan kawasan hutan dari kementerian perhutanan dan tampa adanya hak guna usaha dari Badan Pertanahan Nasional,” tegas Burhanuddin.

Dalam kasus pembukaan lahan kelapa sawit seluas 37095 hektar, SD memangpaatkan kawasan hutan dalam memproduksi kelapa sawit secara ilegal. Untuk kepentingan pribadi dan golongan, dalam kasus tersebut. Negara dirugikan mencapai 78 Triliun.(AT)

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img