Penulis Buku Jokowi Undercover Laporkan Presiden Jokowi, Pemalsuan Ijazah Saat Pilpres 2019

Bisikbisik.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan terkait dugaan penggunaan ijazah palsu dalam proses pemilihan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

Dilansir dari faktanyagoogle bahwa gugatan itu diajukan oleh Bambang Tri Mulyono (penulis buku Jokowi Undercover) pada Senin , 3 Oktober 2022. Adapun para tergugat yaitu Presiden Jokowi (tergugat I), Komisi Pemilihan Umum (tergugat II), Majelis Permusyawaratan Rakyat (tergugat III), dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (tergugat IV).

“Menerima dan mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya,” bunyi poin pertama petitum penggugat yang dikutip dari situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Pusat, Selasa, 4 Oktober 2022.

Bambang Tri Mulyono dikenal dengan bukunya yang menulis tentang sepak terjang Jokowi. Buku itu diberi judul Jokowi Undercover. Buku Jokowi Undercover berisi kesaksian dari salah seorang teman dekat Presiden Jokowi yang bernama Mahmud Nurwidu.

Namun Bambang Tri Mulyono ditangkap dan dihukum bersalah dengan kurungan penjara selama 3 tahun pada 29 Mei 2017. Dia dijerat karena membuat buku Jokowi Undercover, yang dianggap berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). 

Bambang Tri saat itu didakwa melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa.

Namun, sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi apakah laporan itu benar atau tidak.

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img