Terkesan di Peti Es-kan, Kasus Penganiayaan Adik Terhadap Kakak Kandung Tahun 2014, di Duga Berubah Menjadi Kasus Pembunuhan

Bisikbisik.id – Lanjutan kasus penganiayaan adik terhadap kakak kandungnya terjadi pada 2014 silam masih belum menemukan titik terang.

Laporan yang dibuat oleh korban yakni sang kaka bernama Nursita, selang dua minggu setelah terjadi kasus penganiayaan yang di dapatkan dari adik kandungnya, Nursita di kabarkan meninggal dunia.

Kabar meninggal dunia Nursita di benarkan oleh anak sulung korban Warsono.

Warsono yang saat ditemui tim bisikbisik.id, Kamis (06/10/2022) di dampingi paman nya Haji Taspan menceritakan kisah pilu yang dialami Ayah nya.

“Saya sebenarnya tidak melihat langsung kejadian, tapi dari yanh diceritakan oleh Ayah saya yang sekarang sudah almarhum. Saat kejadian, beliau sedang santai dirumah. Lalu didatangi oleh temannya yang memberitahu bahwa orang yang mengontrak rumah dirumah milik paman saya Haji Taspan, diusir oleh paman sayang yang lainnya Haji Kartono, yang saat itu ditemani oleh Toyib paman saya juga dan Cantel temannya, saat menerima cerita dari teman nya. Ayah saya tadi nya mau menguhubungi Haji Taspan adik nya, namun tiga orang tadi sudah mengampirinya sambil marah-marah dan akhirnya melakukan penganiayaan, seperti yang tertulis dalam surat laporan Ayah saya yang diterima dan dibuat oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) 1 Aiptu Asep Aminudin. Yang akhirnya dua minggu kemudian setelahnya, Ayah saya meninggal dunia” tutur Warsono.

Berdasarkan informasi yang didapat, kasus penganiayaan yang dialami orang tua Warsono diduga di utak-atik oleh oknum Kepolisian dan oknum Kejaksaan Negeri Kabupaten Indramayu.

Karena saat pihak keluarga menanyakan perkembangan kasus tersebut ke oknum kepolisian, oknum tersebut selalu mengulang jawaban yang sama bahwa berkas sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

Lain hal dengan Kejaksaan saat ditanyai perkembangan kasus tersebut, berkas kasus pembunuhan yang diterima belum lengkap, hingga dikembalikan kepihak oknum Kepolisian Resort Indramayu.

Warsono yang mengetahui hal tersebut kaget, karena kasus yang dilaporkan oleh Ayahnya adalah kasus penganiayaan bukan kasus pembunuhan.

“Loh, Saya baru dengar nih pak. Kok bisa jadi kasus pembunuhan gimana ceritanya, yang saya ketahui ini adalah kasus penganiayaan” ujar Warsono.

Belum juga mendapatkan kepastian informasi yang diterima keluarga korban, tim bisikbisik.id mencoba menghubungi oknum Jaksa yakni Daskini yang menurut informasi sudah pindah tugas ke Bandung, dan yang terbaru ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat.

Namun saat di hubungi melalui pesan singkat WhatsApp, tim bisikbisik.id tidak mendapati jawaban alias bungkam hingga berita ini diturunkan. (KS)

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img