Tubuh Menunjukkan Gejala Ini, Sebaiknya Berhenti Minum Kopi

Bisikbisik.id – Bagi penikmat kopi yang meminum kopi tiap hari, pasti sulit untuk membayangkan sehari tanpa minum kopi. Bahkan, ada sebuah penelitian bahwa rata-rata asupan kopi harian orang dewasa adalah sekitar 2 cangkir. 

Namun, orang yang sensitif terhadap kafein atau refluks esofagitis sebaiknya menghindari kopi. Refluks esofagitis adalah peradangan mukosa esofagus yang disebabkan oleh refluks cairan lambung atau duodenum esofagus.

Orang yang mengalami sakit kepala, insomnia, jantung berdebar-debar, perasaan gugup dan mudah tersinggung, buang air kecil berlebihan, atau tremor otot setelah minum hanya satu cangkir kopi sebaiknya menghindari kopi. 

Gejala tersebut muncul karena kafein dalam kopi meningkatkan saraf simpatik dalam tubuh. Biasanya gejala tersebut muncul saat Anda meminum kopi secara berlebihan, namun orang yang sensitif terhadap kafein dapat melihat perubahan pada tubuhnya hanya dengan satu cangkir kopi.

Bagi orang yang menderita refluks esofagitis, minum kopi dapat memperburuk gejalanya. Ini karena kafein melemaskan sfingter esofagus bagian bawah, memungkinkan isi lambung dengan mudah mengalir kembali ke kerongkongan.

Anda juga harus menghindari minum kopi sambil minum obat yang mengandung efedrin, teofilin, dan echinacea. Ini dapat memperburuk efek samping kafein. Efedrin digunakan untuk obat flu, teofilin untuk stenosis bronkial, dan echinacea untuk pencegahan flu. Wanita hamil juga disarankan untuk tidak minum kopi.

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img