Posko angkutan Nataru 2022/2023 Resmi ditutup, Menteri Perhubungan: kelancaran berkat kolaborasi stakeholder terkait.

Bisikbisik.id – Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menghadiri Penutupan Posko angkutan Natal 2022 dan tahun baru 2023, di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Rabu (04/01/2023).

Posko Monitoring Penyelenggaraan Transportasi Pada Masa Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022/2023 yang berlangsung sejak 23 Desember 2022 s.d 2 Januari 2023, resmi ditutup Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menhub mengatakan, kelancaran penyelenggaraan transportasi di masa Libur Nataru ini tidak lepas dari adanya kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan, yaitu dengan kepolisian, TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi, media, masyarakat, dan unsur terkait lainnya.

“Saya menutup Posko Nataru 2022-2023 dengan mengucap Alhamdulillahirabbil Alamin, dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada para stakeholder terkait,” kata Budi Karya.

selama momentum Nataru kali ini, tercatat adanya peningkatan mobilitas angkutan di kawasan Jabodetabek sebesar 7 persen menjadi 2,3 juta kendaraan. Kemudian, ada pula peningkatan 6,9 persen untuk kendaraan Nataru di sekitar wilayah Jabodetabek.

“Ini suatu kebahagiaan sekaligus menjadi warning bagi kita, bahwa jumlah penumpang yang akan ikut dalam konektivitas Jakarta itu meningkat,” ujarnya.

Dengan data dan pola mobilitas yang diperoleh di periode libur Nataru kali ini, dia berharap pihaknya bisa lebih mempersiapkan penanganan sektor perhubungan dengan lebih baik untuk periode libur Hari Raya Idul Fitri di tahun 2023 ini.

“Kita juga harus mempersiapkan penanganan Lebaran dengan lebih baik. Karena lebaran tinggal empat bulan lagi, sehingga kita harus mencermati apa-apa yang belum berjalan dengan baik di empat matra yakni di angkutan udara, darat, laut, dan kereta api. Karena angkutan lebaran akan lebih masif dan lebih besar,” kata Budi.

“Memang tidak ada kendala di cuaca, tetapi jumlahnya sangat besar. Saya ingat pada tahun lalu kita lakukan suatu penanganan untuk lebaran itu tidak mudah. Tapi karena PPKM sudah tidak dilakukan lagi, maka ini bisa terjadi suatu peningkatan yang sangat berarti,” ujarnya.(am).

Berita terbaru lainnya

spot_imgspot_img

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img